Review: Fish Tank (2009)

Fish Tank adalah sebuah film drama karya sutradara asal Inggris, Andrea Arnold. Arnold sendiri pernah memenangkan Academy Awards di kategori Best Live Action Short untuk film pendeknya di tahun 2004, Wasp. Fish Tank sendiri merupakan film layar lebar kedua Arnold setelah Red Road di tahun 2007.

Berkisah mengenai Mia (Katie Jarvis), seorang gadis penyendiri berusia 15 tahun dengan hidup yang sangat bermasalah. Ia baru saja dikeluarkan dari sekolah, dibenci oleh para gadis-gadis di lingkungannya karena sikapnya dan hubungannya dengan ibu, Joanne (Kierston Wareing), dan adiknya, Tyler (Rebecca Griffiths), juga rentan dengan konflik dan pertengkaran. Satu-satunya cara bagi Mia untuk melarikan diri dari gelapnya hidup adalah dengan melakukan hobinya, menari.

A PRECIOUS EDUCATION. Falling love with your mom’s boyfriend has never been this easy.

Kehidupan Mia dan keluarganya mulai berubah ketika sang ibu berpacaran dengan Connor (Michael Fassbender), seorang pria yang bekerja sebagai anggota tim keamanan di sebuah toko. Connor yang bersikap sangat kebapakan diam-diam berhasil menarik hati Mia dan Tyler, yang seumur hidup belum pernah merasakan kasih sayang seorang figur ayah. Namun, perlahan-lahan, rasa kagum Mia terhadap Connor berubah menjadi rasa cinta antara seorang wanita dengan seorang pria.

Hubungannya yang dekat dengan Connor membuat Mia sering merasa cemburu ketika Connor harus tidur dan bersama dengan sang ibu. Walau begitu, Connor juga mulai memberikan perhatian lebih kepada Mia, hingga akhirnya suatu malam, ketika Joanne sedang mabuk dan tak sadarkan diri di kamarnya, Mia dan Connor berhubungan intim. Ketika keesokan harinya terbangun, Mia mendengar Joanne terbangun dan terkejut ketika adiknya mengatakan bahwa Connor baru saja memutuskan hubungannya dengan sang ibu.

Mendengar hal itu, Mia mendatangi kediaman Connor dan menemukan bahwa ternyata Connor telah menikah dan memiliki seorang putri. Antara merasa patah hati dan tertekan, Mia kemudian membawa lari putri Connor, Keira (Sydney Mary Nash), dan hampir saja membahayakan nyawa gadis kecil tersebut.

Kalau mau sedikit membandingkan dengan film-film lain yang rilis di sepanjang tahun 2009 lalu, Fish Tank mungkin akan sedikit menyentuh tema hal yang sama dengan yang disentuh oleh Precious: Based on the Novel ‘Push’ by Sapphire atau An Education, dimana yang satu mengisahkan buruknya antara hubungan antara seorang anak dengan orangtuanya sedangkan yang satunya mengisahkan tentang seorang gadis muda yang jatuh cinta dengan seorang pria yang jauh lebih tua. Walau begitu, Fish Tank memiliki caranya endiri untuk meraih para penontonnya.

Dibawakan dengan sudut pandang seorang Mia secara keseluruhan, Fish Tank pada awalnya mungkin ditangkap para penontonnya seperti sebuah catatan kemarahan seorang gadis remaja yang merasa terasing dari dunia luar. Namun lama-kelamaan cerita mulai berubah menjadi sebuah perjuangan gadis remaja untuk memenangkan hati seorang pria, yang tidak lain merupakan kekasih sang ibu, dan kemudian malah berakhir tragis setelah mengetahui siapa sang pria tersebut sebenarnya. Dan untuk karakter yang dipenuhi oleh berbagai gejolak ini, Katie Jarvis mampu memberikan penampilan yang sangat emosional. Jarvis, seperti halnya Carey Mulligan (An Education) dan Gabourey Sidibe (Precious: Based on the Novel ‘Push’ by Sapphire), merupakan nyawa utama dari Fish Tank. Dan sama seperti dua rekan sejawatnya tersebut, Jarvis mampu memberikan sentuhan yang kuat untuk karakternya sebagai Mia.

Walau berpusat pada Mia, para karakter pendukung di film ini juga memberikan pengaruh yang tidak kalah kuatnya kepada jalan cerita yang dihadirkan. Mulai dari karakter Joanne, ibu Mia yang sepertinya sangat membenci kehadiran Mia di dalam hidupnya, Connor, kekasih ibunya yang perlahan-lahan mulai bereaksi terhadap perhatian Mia, hingga Tyler, adik Mia, yang walau sering terlihat berkelahi dengannya namun (seperti yang terlihat di ending film) sangat disayangi oleh Mia. Karakter-karakter inilah yang menghidupkan seluruh permasalahan yang meliputi kehidupan Mia, sekaligus menjadi bagian ‘penyelesaian’ dari permasalahan tersebut.

Berjalan dengan ritme sedang, dan terkadang lamban, Fish Tank adalah sebuah film lain yang menghadirkan kisah bagaimana seorang remaja melalui masa transisinya menuju kedewasaan, yang seperti kisah-kisah lainnya, dipenuhi dengan kisah merengganggnya hubungan dengan orang tua serta kisah percintaan pertama mereka. Memberikan penampilan yang sangat meyakinkan dari pendatang baru Katie Jarvis, dan dibantu dengan sederetan pemeran lainnya, Fish Tank, menjadikan Fish Tank sebagai salah satu film drama terbaik sepanjang tahun lalu.

Rating: 4 / 5

Fish Tank (BBC Films/UK Film Council/Kasander Film Company, 2009)

Fish Tank (2009)

Directed by Andrea Arnold Produced by Nick Laws, Kees Kasander, Christine Langan, David M. Thompson Written by Andrea Arnold Starring Katie Jarvis, Michael Fassbender, Kierston Wareing, Rebecca Griffiths, Harry Treadaway Cinematography Robbie Ryan Editing by Nicolas Chaudeurge Studio BBC Films/UK Film Council/Kasander Film Company Running time 124 minutes Country United Kingdom

3 thoughts on “Review: Fish Tank (2009)”

  1. thanks for the review, sama seperti raditherapy udah donlot tapi belon ditonton karna well, belon ada waktu sih

  2. baru nonton kemarin!
    and damn! it’s great, sakit banget filmnya…..saya menontonnya in a row dengan an education. an education dulu sih, dan well, Fish Tank nggak membuat saya bosan seperti saat saya menonton an education,
    coming of age storynya sangat real, dan walau gak menghadirkan set yang seindah an education, justru dikawasan lower class ini saya bisa melihat gimana mimpi Mia tumbuh,
    dan tentang Fassbender, uh, he’s uhmazing, kalo Sargaard bikin kita sebel, untuk perannya sebagai connor saya bahkan berpikir dia sebetulnya tidak jahat hanya karna ada chance
    endingnya juga sangat oke, great movie
    *kenapa film ini gak masuk ke oscar ya…menggeser an education gitu*

Leave a Reply